Laman

Sabtu, 27 Oktober 2012

Hidup kok dibuat susah

"Malam ini, satnite berubah jadi sadnite. Dasar, Mblo." 

"Pengen nonton perahu kertas tapi nggak ada temen. Nasibmu, Mblo." 

Tiap saya membaca timeline, embel-embel "Mblo" selalu mengikut kalimat apapun yang di-tweet orang-orang yang umumnya saat malam minggu. Oke, saya emang dusun dan upay jadinya nggak tahu apa itu "Mblo".

"Apa sih, Mblo itu?" 

"Oh, Mblo itu Jomblo. Makanya jangan jadi, Mblo." 

Washenk. Embla emblo lagi ujung-ujungnya.

Jadi ternyata, Mblo adalah panggilan untuk orang-orang jomblo. Kayak misalnya nama Adit dipanggilnya Dit. Nama Jihan dipanggil Han. Jomblo dipanggil Mblo. Ngerti nggak? Aku juga nggak ngerti sih...

Apa yang salah dengan Jomblo?

Apakah kalau kita nggak punya pacar, nggak gaul terus dunia bakal kiamat terus saya harus loncat dari puncak gunung merapi tapi semedi dulu di gunung merbabu dan melewati gunung slamet?

Apakah kalau kita nggak punya pacar kita nggak dapet uang saku lagi?

Terus kalau nggak punya kita nggak bisa ngerjain Trigonometri gitu ya?

Dan yang lebih parah adalah, yang nggak jomblo (kita sebut kaum nonmblo) suka mengolok-olok kaum Mblo. Dan ternyata jomblo-jomblo kurang belaian ini sangat sensitif. Sepertinya kenyataan mereka adalah kaum mblo adalah kenyataan yang paling menyakitkan. Seperti aib keluarga. Yang kalau ketahuan, mungkin bakal sama hebohnya dengan anggota yang nonton video porno saat sidang.

Berikut ini adalah daftar tweet kaum Mblo yang paling sering muncul di timeline

1. "Enaknya pergi kemana yah? Ah, Mblo sih."
Memangnya kalau kamu Mblo kamu bakal tiap hari galau gundah gulana mau pergi kemana? Nggak tau arah jalan pulang dan sekalian berubah jadi butiran debu?

2. "Belum dijemput. Nggak ada yang nganter pulang. Mblo, mblo."
Punya pacar cuma buat nganterin pulang? Sopir taksi masih banyak kok.

3. "Makan dulu gih, Mblo. Ntar sakit. Terus kalau sakit ada yang peduli? Mblo." 
Terus orang tua kamu yang banting tulang cari duit buat kamu sekolah, ngerawat kamu dari kecil dan paling khawatir saat kamu sakit itu kamu anggap apa ya?

4. "Sendirian, sepi. Mblo sih."
Kamu anggap apa teman-teman yang sayang sama kamu, saudara kamu, orang tua kamu yang cintanya setengah mati sama kamu? Lalu kemana kamu berdoa selain kepada Tuhan kalau kamu benar sendirian?

So, para kaum Mblo. Berhati-hatilah memilah kata yang akan kalian ungkapkan. Yang nggak ada, jangan diada-adakan. Yang ada, juga jangan nggak diada-adakan. Jangan salah, Mblo itu pangkal kaya. Udah nggak keluar pulsa untuk sms, nggak keluar duit buat beli kado anniversary dsb, dst, dll. Jadi semisal kamu mau beli iPad, kalo kamu Mblo mungkin dalam waktu dua tahun kamu bisa beli iPad. Tapi kalau kamu nonmblo, mungkin sekitar empat atau lima tahun lagi kamu bisa beli iPad.

Buat kaum nonmblo, jangan sombong. Bisa aja kalian pacaran cuma karena gengsi, cuma karena lagi kepingin atau yang parah, cuma nafsu belaka. Justru kalian harus bersiap untuk disakiti, karena suatu saat pacar kamu pasti bakal meninggalkan kamu.


"Single doesn't mean you're lonely. 
It maybe simply means that God knows 
you're the best with or without him or her."


diambil dari blog teman unyu saya dari RZTKowin: http://tarasistahautism.blogspot.com/ thankies sist!:D

Tidak ada komentar:

Posting Komentar